Rabu, 4 November 2026

Eri Cahyadi Dorong Remunerasi ASN dan Kepala Daerah Berbasis Hasil, Bukan Jabatan

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Eri Cahyadi Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) periode 2025–2030 sekaligus Wali Kota Surabaya dalam Rapat Kerja dan RDPU dengan Komisi II DPR RI, Kamis (30/7/2026). Foto: Faiz Fadjarudin suarasurabaya.net

Ketujuh indikator tersebut meliputi pengurangan kemiskinan, penurunan angka stunting, penurunan angka kematian ibu dan anak, pengurangan tingkat pengangguran terbuka, perbaikan ketimpangan atau rasio gini, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), serta pertumbuhan ekonomi.

Menurutnya, keberhasilan pemerintah daerah seharusnya diukur dari capaian pada tujuh indikator tersebut. Karena itu, pemberian remunerasi harus dikaitkan langsung dengan hasil yang dicapai.

“Remunerasi apapun yang diberikan, ketika tujuh indikator ini gagal dicapai, maka pemerintah itu adalah gagal. Di situlah remunerasi harus diberikan sesuai dengan apa yang tercapai, sehingga tujuan dan visi misi Presiden bisa kita terapkan,” ujarnya.

Eri menambahkan, mekanisme tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi seluruh kepala daerah untuk membuktikan kinerjanya dalam menjalankan program-program pemerintah pusat.

“Remunerasi bisa diberikan, baik kepada ASN maupun kepala daerah, tetapi dengan catatan harus ada indikator yang pasti. Indikator itu adalah apakah kita berhasil menjalankan program-program Presiden yang dijabarkan ke dalam tujuh indikator yang kita miliki,” tutupnya.(faz/ham)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Pengerjaan Jalan, Lalu Lintas Menganti Macet

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Surabaya
Rabu, 4 November 2026
27o
Kurs