Rabu, 19 Agustus 2026

Kerja Sama Indonesia–Rusia Diharapkan Percepat Pembangunan Bandar Antariksa Biak

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Sultan Baktiar Najamudin Ketua DPD RI bersama Delegasi Roscosmos Federasi Rusia saat menggelar konferensi pers seusai pertemuan di gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Kamis (2/7/2026). Foto: Faiz Fadjarudin suarasurabaya.net

Menurutnya, letak geografis Pulau Biak yang berada di dekat garis khatulistiwa menjadi keunggulan kompetitif untuk dikembangkan sebagai pusat kegiatan antariksa dan industri teknologi tinggi pertama di Asia Tenggara.

Namun, ia menegaskan bahwa pembangunan tersebut harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Papua melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, terbukanya lapangan kerja, dan bertambahnya investasi.

Selain mendukung sektor teknologi, Sultan menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi antariksa juga memiliki dampak besar bagi pembangunan daerah. Teknologi satelit, misalnya, dapat dimanfaatkan untuk perencanaan pembangunan berbasis data, mitigasi bencana, pengelolaan sumber daya alam, ketahanan pangan, pengawasan wilayah perbatasan, hingga memperluas akses internet di kawasan terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

“Pemanfaatan teknologi antariksa harus memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah dan memperkecil kesenjangan antarwilayah,” ujarnya.

Sultan juga menegaskan bahwa kerja sama dengan Roscosmos sejalan dengan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. Menurutnya, kolaborasi tersebut dibangun atas dasar kepentingan nasional, saling menghormati, serta memberikan manfaat bersama, terutama dalam transfer teknologi, pengembangan riset, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Rabu, 19 Agustus 2026
31o
Kurs