“Ada banyak, ya saya termasuk dimunculkan. Kemudian ada Gus Yahya, Ketum yang sekarang. Ada kemudian Prof. Nasaruddin, ada Kiai Zulfa Mustofa, ada Gus Rozin, ada Gus Salam, cukup banyak,” ujar Gus Kikin, Rabu (12/8/2026).
Menurut dia, mekanisme pemilihan akan dibahas terlebih dahulu dalam forum Muktamar. Tata tertib yang disepakati akan menjadi dasar dalam menentukan proses pemilihan pimpinan PBNU.
“Ya nanti tergantung dari mekanisme dari apa pemilihan. Nanti begitu Muktamar kan ada tatib yang perlu dibahas, dari tatib itu nanti bagaimana mekanismenya,” katanya.
Gus Kikin menegaskan, dirinya tidak ingin mendahului keputusan forum Muktamar. Dia menyerahkan sepenuhnya proses pemilihan kepada peserta yang memiliki hak menentukan kepemimpinan PBNU.
“Siapa yang jadi Ketum ya itu tergantung dari muktamirin, siapa yang dipilih oleh muktamirin menjadi Ketum nanti,” tegasnya.

NOW ON AIR SSFM 100

