Senin, 24 Agustus 2026

Ning Lia Ajak Pemuda Tak Apatis, Jadi Penjaga Demokrasi Masa Depan

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Lia Istifhama anggota DPD RI Jawa Timur. Foto: istimewa

Ia menjelaskan, ungkapan syubbanul yaum, rijalul ghad memiliki makna bahwa pemuda hari ini merupakan calon pemimpin di masa depan. Karena itu, generasi muda perlu mempersiapkan diri sejak dini dengan memperkuat pengetahuan, kemampuan berpikir kritis, serta kepedulian terhadap persoalan masyarakat.

Ning Lia juga menilai demokrasi tidak semestinya hanya dipahami sebagai proses politik atau sekadar aktivitas pemilu. Lebih dari itu, demokrasi membutuhkan etika, keteladanan, dan kemampuan untuk menghargai perbedaan.

“Kalau kita berada dalam unsur pemerintahan, kita harus memberikan uswatun hasanah. Kita memberikan pemahaman tentang demokrasi yang baik,” katanya.

Menurutnya, generasi muda memiliki ruang yang luas untuk membangun budaya demokrasi yang sehat. Hal itu dapat dilakukan melalui keberanian menyampaikan gagasan, keterlibatan dalam diskusi publik, serta kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial dan kebangsaan.

Ia menekankan bahwa perbedaan pendapat merupakan sesuatu yang wajar dalam demokrasi. Namun, perbedaan harus disikapi secara dewasa agar tidak berubah menjadi pertentangan yang merusak persatuan.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Senin, 24 Agustus 2026
31o
Kurs