Selasa, 21 Juli 2026

Pangi Chaniago: Split Ticket Voting Dipengaruhi Isu dan Kepentingan, Bukan Popularitas Kandidat

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Pangi Syarwi Chaniago (tengah) pengamat politik sekaligus pendiri Voxpol Center Research and Consulting saat hendak ujian terbuka Program Doktor Ilmu Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair), pada Senin (20/7/2026). Foto: Risky suarasurabaya.net

“Tantangan yang kita hadapi adalah liberalisasi politik yang semakin menguatkan personalisasi politik. Demokrasi berjalan, tetapi tradisi pelembagaan partai belum berkembang secara kuat,” ucapnya.

Ia menilai kondisi itu membuat demokrasi Indonesia cenderung mengadopsi praktik politik liberal tanpa memperkuat fondasi kelembagaan partai sesuai dengan falsafah pembentukan negara.

Oleh karena itu, ia menyebut bahwa hasil penelitian Pangi menjadi penting sebagai masukan bagi pengembangan sistem kepartaian di Indonesia.

“Berbagai persoalan itu dapat dijawab melalui penguatan kelembagaan partai politik yang dipadukan dengan strategi kepemimpinan dan penguatan ideologi partai. Pelembagaan partai menjadi fondasi bagi ketahanan demokrasi Indonesia,” ujarnya.

Seperti diketahui, penelitian tersebut menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS).

Penelitian menguji empat variabel laten yang memengaruhi perilaku pemilih, yakni orientasi isu, personalisasi kandidat, identifikasi partai (party identification), dan orientasi persamaan kepentingan yang mencakup aspek klientelistik maupun programatik. (ris/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Selasa, 21 Juli 2026
28o
Kurs