Kemudian, terkait isu ekonomi, lanjutnya, pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas perekonomian, memperluas kesempatan kerja, dan mendorong pemerataan pembangunan.
Upaya tersebut antara lain tercermin dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,45 persen secara tahunan pada semester I 2026.
Selain itu, realisasi investasi selama Januari-September 2026 yang mencapai Rp1.539,2 triliun telah menyerap 2,19 juta tenaga kerja langsung.
“Pemerintah menyadari bahwa pertumbuhan ekonomi perlu diikuti peningkatan daya beli, kualitas lapangan kerja, dan pemerataan kesempatan agar manfaat pembangunan semakin dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Di sektor pendidikan, kata dia, pemerintah terus meningkatkan dukungan melalui penambahan anggaran dari Rp757,82 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 menjadi Rp824 triliun dalam APBN 2027.
NOW ON AIR SSFM 100

