Perdebatan mengenai penggunaan AI di media sosial kembali mengemuka seiring meningkatnya kemampuan teknologi generatif dalam mengolah gambar.
Sejumlah platform telah berupaya menerapkan berbagai pembatasan untuk mencegah penyalahgunaan teknologi tersebut.
Meski demikian, berbagai celah masih ditemukan. Teknologi AI generatif kerap disalahgunakan untuk membuat gambar manipulatif, termasuk konten yang melibatkan figur publik tanpa persetujuan mereka.
Dalam kasus fitur Muse Image, sejumlah pengamat menilai potensi penyalahgunaan sudah dapat diperkirakan sejak awal.
Puck News melaporkan keputusan Meta mencabut fitur tersebut diambil setelah muncul tekanan dari pengguna serta sejumlah agensi hiburan, termasuk Creative Artists Agency (CAA), yang menyampaikan kekhawatiran mengenai perlindungan hak dan privasi talenta yang mereka wakili. (saf/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

