Pendapat tersebut juga disoroti dalam ulasan TechCrunch. Media teknologi itu menilai manusia selama ribuan tahun telah mengandalkan imajinasi untuk menciptakan cerita, baik yang benar-benar baru maupun yang terinspirasi dari mitologi, legenda, hingga dongeng turun-temurun.
TechCrunch juga menyoroti bahwa meskipun kehidupan orang tua semakin sibuk, mendongeng secara spontan tetap menjadi salah satu cara membangun hubungan emosional dengan anak tanpa harus bergantung pada teknologi generatif.
Menurut ulasan tersebut, AI memang mampu menghasilkan cerita sesuai permintaan, misalnya kisah tentang kura-kura dan landak yang bersahabat lalu memecahkan misteri di luar angkasa.
Namun, pengalaman bercerita secara langsung dinilai memiliki nilai kehangatan dan spontanitas yang sulit digantikan oleh naskah hasil generasi AI. (saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

