Sebuah wedding dan event organizer di Surabaya memilih cara berbeda dalam merayakan 20 tahun perjalanan mereka di dunia perencanaan event dan pernikahan.
Celtic Indonesia memilih merayakan ulang tahun ke-20 dengan mengajak masyarakat, khususnya anak muda, melestarikan budaya Indonesia dengan pakaian tradisional.
Minggu (12/7/2026) pagi, Celtic Indonesia mengajak serta anak-anak muda dan perwakilan beberapa rekanan untuk berjalan di sekitar JW Marriott Hotel Surabaya dengan mengenakan kain batik.
Menurut Veni Laksono Foinder Celtic Indonesia, ini menjadi salah satu aksi nyata untuk mengubah pandangan orang-orang mengenai berkain batik. Selain berjalan, Veni juga mengajak para peserta untuk belajar tarian tradisional.
“Jadi selama ini, kan lebih banyak event yoga atau zumba di pagi hari. Padahal kita juga bisa mengisi waktu itu dengan belajar tari tradisional. Ini juga bisa menjadi pilihan olahraga yang sangat baik,” katanya.
Menurut Veni, tari tradisional Jawa adalah bentuk olah tubuh yang sangat lengkap karena menggerakkan seluruh anggota badan dari ujung kaki hingga ujung kepala. Karena gerakannya yang kompleks.
“Tarian tradisional itu sebenarnya punya banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Dan kami berharap ini bisa digelar rutin ya, terutama di Surabaya,” tambahnya.
Sementara, Soni Laksono Co-Founder Celtic Indonesia mengungkapkan, berdasar data pemerintah saat ini jumlah anak muda yang mendaftarkan pernikahan menurun drastis. Ini menjadi tantangan yang sedang dihadapi di dunia pernikahan. Selain itu, konsep pernikahan zaman sekarang juga bergeser menjadi lebih intim, cepat, dan modern.
“Meski tren terus berubah, Celtic Indonesia tetap berkomitmen kuat untuk menjaga ritual dan adat pernikahan tradisional Nusantara agar tidak punah,” tutupnya.(kir/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

