“Kegiatan ini kami desain agar selaras dengan fitrah anak yang senang bergerak dan mengeksplorasi hal baru. Kami ingin Trial Class SPMB ini menjadi pengalaman awal persekolahan yang berkesan, di mana anak merasa nyaman,” ujar Noor Iz Zumara dalam keterangan resminya, Senin (31/8/2026).
Usai pembukaan, anak-anak mengikuti Circle Time untuk membangun keakraban sekaligus mempersiapkan diri sebelum mengikuti rangkaian aktivitas. Selanjutnya, para calon murid diajak “berpetualang” mengunjungi lima pos permainan interaktif yang didampingi oleh guru.
Pos pertama adalah Sensory Play. Di sini, anak-anak diberikan kesempatan mengeksplorasi berbagai tekstur untuk meningkatkan kepekaan indra sekaligus memberikan stimulasi sensorik.
Berikutnya, anak-anak diajak mengikuti Motoric Play. Area hall sekolah disulap menjadi ruang bermain yang memungkinkan anak bergerak secara bebas untuk melatih ketangkasan, keseimbangan, koordinasi, dan keberanian fisik.
Pada pos ketiga, Creative Class, anak-anak diajak mengekspresikan kreativitas dan imajinasinya melalui aktivitas seni. Sementara itu, Sensory Sand menjadi pos keempat yang memberikan pengalaman bermain menggunakan media pasir. Aktivitas tersebut ditujukan untuk melatih koordinasi motorik halus, fokus, dan ketenangan anak.

NOW ON AIR SSFM 100

