YouTube mengubah sistem penghitungan jumlah penayangan atau view di platformnya. Mulai 24 Agustus, sebuah view akan dihitung segera setelah video mulai diputar atau ketika pengguna memasuki siaran langsung.
Perubahan tersebut diumumkan YouTube pada Senin (17/8/2026). Sebelumnya, meski perusahaan tidak pernah secara resmi mengungkapkan secara rinci mekanisme penghitungan view, sistem yang selama ini dipahami secara luas mengharuskan pengguna menonton video setidaknya dalam durasi tertentu sebelum penayangan dihitung.
Kini, YouTube memilih pendekatan yang lebih sederhana dengan menghitung view sejak video mulai diputar. Kebijakan serupa telah diterapkan YouTube pada video Shorts sejak sekitar setahun lalu.
“Secara historis, kami telah menggunakan beberapa sistem penghitungan penayangan dalam format berbeda,” tulis YouTube dalam unggahan di Komunitas YouTube.
Perusahaan mengatakan perubahan tersebut dilakukan setelah mendengar masukan dari para kreator yang menginginkan metrik yang lebih mudah dipahami untuk mengetahui tingkat eksposur konten mereka.
“Namun, kami mendengar bahwa para kreator ingin menghilangkan kebingungan metrik ini dan memahami secara akurat jangkauan sebenarnya mereka, itulah sebabnya kami melakukan pembaruan ini,” lanjut YouTube.
Dengan sistem baru, jumlah view sebuah video berpotensi meningkat secara signifikan, terutama untuk konten yang hanya berhasil menarik perhatian penonton dalam waktu singkat.
Dilansir dari Tech Crunch, kondisi tersebut juga dapat mengubah cara kreator maupun pengiklan membaca popularitas sebuah video.
Angka view publik tidak lagi sepenuhnya menggambarkan jumlah penonton yang benar-benar bertahan dan menyaksikan sebagian besar isi video.
Untuk mengatasi perbedaan tersebut, YouTube tetap mempertahankan metrik lama. Namun, metrik itu kini diberi nama “Engaged views” dan dapat diakses kreator melalui YouTube Analytics.
Engaged views akan memberikan gambaran mengenai jumlah penonton yang memilih untuk terus menyaksikan video setelah pemutaran dimulai.
Dengan demikian, kreator masih dapat membedakan antara sekadar video diputar dan penonton yang benar-benar melanjutkan tontonan.
YouTube memastikan perubahan sistem penghitungan tersebut tidak memengaruhi pendapatan kreator maupun persyaratan monetisasi melalui YouTube Partner Program.
Kebijakan baru mengenai view ini diumumkan sekitar sepekan setelah YouTube memperkenalkan perubahan lain yang berkaitan dengan kreator, terutama terkait akses monetisasi.
Mulai tahun depan, kreator baru akan menghadapi ambang batas yang lebih tinggi untuk mulai memperoleh pendapatan dari iklan dan langganan.
Kreator yang ingin mulai menghasilkan uang dari platform tersebut harus memiliki sedikitnya 8.000 jam waktu tonton yang memenuhi syarat dalam satu tahun terakhir atau mencapai 20 juta view Shorts yang memenuhi syarat dalam 90 hari terakhir.
Sebagai perbandingan, ketentuan sebelumnya mensyaratkan 1.000 pelanggan atau subscriber serta 4.000 jam waktu tonton dalam satu tahun terakhir, atau 1.000 subscriber dan 10 juta view Shorts dalam 90 hari terakhir.
Kreator juga diwajibkan mempertahankan 10 juta view Shorts dalam periode 90 hari untuk memperoleh pendapatan.
Perubahan tersebut menuai kritik dari sebagian pengguna dan kreator karena dinilai membuat persaingan untuk masuk maupun bertahan dalam program monetisasi YouTube menjadi semakin sulit. (saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

