Kelana Kota
27 Maret 2009, 18:28:27| Laporan Iping Supingah
Walhi: Pemerintah Lalai Dalam Musibah Tanggul Jebol
suarasurabaya.net| Pemerintah dianggap lalai sehingga mengakibatkan banyak korban tewas dalam musibah jebolnya tanggul Situ Gintung, Cirendeu, Tangerang, Banten, Jumat (27/03).
Ini ditegaskan SLAMET DAROYNI Direktur Eksekutif Walhi waktu dihubungi FAIZ FAJARUDIN reporter Suara Surabaya, Jumat.
Menurut SLAMET, Pemerintah Provinsi Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat pernah bertemu membahas penanggulangan banjir termasuk membicarakan Situ Gintung. Tetapi sampai musibah ini terjadi pemertintah setempat belum melakukan tindakan apa-apa untuk antisipasi tanggul jebol maupun banjir.
Bahkan early warning system pun belum dibuat. Padahal pada Nopember 2008 lalu tanggul Situ Gintung pernah jebol tapi tidak parah. Anehnya Pemerintah Provinsi setempat belum berbuat apa-apa.
Menurut SLAMET, sejak 2 tahun ini masyarakat sekitar tanggul sudah khawatir, tetapi kekhawatiran itu tidak direspon oleh pemerintah.
SLAMET mengaku sekarang ini Walhi sedang koordinasi dengan organisasi pecinta alam untuk membantu korban musibah tanggul Situ Gintung. Walhi juga masih mempelajari soal dugaan pelanggaran pidana yang mengakibatkan banyak korban karena jebolnya tanggul tersebut.(ipg)
Teks Foto:
- Air dari tanggul Situ Gintung menyapu rata rumah dan pohon yang dilaluinya setelah tanggul tersebut jebol pada Jumat (27/03) dinihari.
Foto: JOSE ASMANU Suara Surabaya

Berita terkait :
1. Lokasi Jebolnya Tanggul Situ Gintung Jadi Tontonan
2. Tanggul Situ Gintung Jebol
Ratusan Anggota Tim SAR Diterjunkan Cari Korban
3. Tanggul Situ Gintung Jebol
Korban Tewas Ditempatkan di Tiga Pos
4. JUSUF KALLA Kunjungi Situ Gintung