Jumat, 16 Oktober 2026

H-7 Lebaran, Industri Tas Tanggulangin Masih Sepi

Laporan oleh Lailia Priyantiningtiyas
Bagikan

H-7 Lebaran industri tas, sepatu, sandal, jaket dan dompet yang berada di Tanggulangin masih sepi konsumen. Berdasarkan pantauan suarasurabaya.net di lokasi, beberapa toko yang berada di sekitar Intako terlihat sepi.

“Ya gini ini mbak, sudah sejak lama. Sebelum ada lumpur saja sudah sepi, apalagi sekarang tambah parah,”jelas TRI satu diantara penjual tas.

TRI menambahkan dalam sehari biasanya hanya terjual satu tas. Terkadang malah tidak ada yang terjual.”Sebelum lumpur ya laku 5-10 tas per hari,” katanya.

Hal serupa juga diungkapkan BUDI. “Kalau memasuki minggu ketiga bulan Ramadhan ini, kadang-kadang 2-3 tas laku dalam sehari. Tapi kalau hari libur sekolah, omset yang saya dapat bisa Rp 2 juta,”ungkapnya. BUDI lebih memprioritaskan tas kerja, troly dan tas sekolah.

Menurut BUDI, omsetnya turun 50 % sejak lumpur Lapindo meletus.”Untuk menyikapi kerugian ini ya saya kasih diskon sampai 50 %, daripada gak laku,” pungkasnya.(tys/edy)

Teks Foto :
– Bisnis tas kulit di Tanggulangin masih sepi hingga seminggu sebelum Lebaran.
Foto : EDDY suarasurabaya.net

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Jumat, 16 Oktober 2026
28o
Kurs