Jumat, 16 Oktober 2026

Transaksi Berlebihan Mulai Menurun

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

Perilaku masyarakat dalam over transaksi menjelang lebaran, ada kecenderungan makin menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya. Transaksi yang melebihi kebutuhan mulai ditekan sehingga tidak membuat pasar panik.

Demikian pendapat SONI WIBISONO Peneliti Ekonomi Utama Bank Indonesia-Surabaya terkait tingkat konsumsi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan selama Ramadhan hingga Lebaran 1428 H.

Pada suarasurabaya.net, Kamis (04/09), SONI menjelaskan, makin membaiknya perilaku masyarakat dengan mengurangi aksi borong didukung makin banyaknya toko yang menyediakan barang-barang kebutuhan. “Ini menyebabkan masyarakat kian cerdas dalam memenuhi kebutuhannya. Tidak kuatir barang habis karena stok selalu mencukupi,”ujarnya.

SONI menilai masyarakat bisa mengendalikan transaksi dengan melihat seberapa besar kebutuhannya. Kondisi ini berbeda dengan masa lalu, dimana saat momen-momen besar seperti Lebaran, terjadi aksi borong. Dampaknya, pasar panik dan harga melambung tinggi.

Di sisi lain, perbankan ikut mendukung dalam menyiapkan dana yang cukup selama cuti bersama dalam rangka Lebaran 2007. Masyarakat bisa bertransaksi dengan menggunakan kartu kredit dan mengambil dana sewaktu-waktu di ATM.

Meski cuti bersama cukup panjang, tambah SONI, tidak berpengaruh terhadap perputaran ekonomi secara signifikan. Perbankan nasional jauh hari sudah menyiapkan dana yang cukup untuk kebutuhan masyarakat dan mengantisipasi cuti bersama.

J.WIWOHO Kepala Bidang Sistem Pembayaran BI dalam siaran persnya mengatakan Bank Indonesia mulai Jumat (12/10) hingga Selasa (16/10) tidak beroperasi. Ini menindaklanjuti surat keputusan bersama Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara serta Keputusan Dewan Gubernur Bank Indonesia dalam rangka Lebaran 2007.

Bank Indonesia aktif kembali pada 17 Oktober untuk pelayanan transaksi keuangan tunai dan non tunai dalam memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat. Untuk kegiatan transaksi valas antara Bank Indonesia dan perbankan nasional ditiadakan.

“Keputusan ini ditetapkan sebagai perwujudan peran dunia perbankan dalam mendukung kelancaran transaksi perekonomian selama cuti bersama berlangsung,”kata WIWOHO. (tin)

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Jumat, 16 Oktober 2026
28o
Kurs