Produk investasi bagi investor sudah ada di beberapa kota besar seperti Jakarta, Samarinda dan Balikpapan. Tetapi di Surabaya sendiri produk investasi masih belum ada.
Melihat peluang tersebut, PT Adco Graha Sejahtere –pengembang Aston Place— menawarkan produk investasi berupa apartemen khusus bagi investor. Jika dibandingkan dengan investasi asuransi yang juga cukup gencar, investasi apartemen memiliki beberapa keunggulan.
HENDRIK WIJOYO Direktur PT Adco Graha Sejahtera pada suarasurabaya.net, Senin (24/09), mengatakan, kalau investasi asuransi banyak manfaatnya tapi bersifat long term. Sementara investasi apartemen, investor akan mendapatkan keuntungan berganda. Seperti, return 8% tiap tahun berupa uang tunai yang nilainya terus naik di akhir tahun ke empat. Return tersebut akan dibagikan setiap akhir kuartal
“Disamping itu, investor akan memiliki apartemennya. Strategi inilah yang kita mainkan untuk menarik investor. Jadi total ada 10,24% yang bisa dinikmati investor dengan berinvestasi di apartemen Aston Place. Komposisinya, 2,24% menikmati fasilitas hunian plus bebas service charge. Konsep hunian ini merupakan gabungan produk asuransi dan investasi,”papar HENDRIK di sela pameran unit Apartemen Aston Place tipe 1 bedroom di Galaxy Mall.
Keuntungan berganda yang diberikan investor tersebut, tegas HENDRIK, sangat efektif dalam meningkatkan penjualan sejak April 2007, jaringan Aston International masuk ke Surabaya. Ini berdasarkan data penjualan dari Aston Place Twin Towers sebanyak 80 unit residential sold out.
Larisnya unit yang terjual, menurut HENDRIK, menunjukkan banyak investor di Surabaya. “Kita optimis dalam memasarkan unit apartemen tipe 1 bedroom sebanyak 84 unit, 30% akan terjual di akhir pameran pada 30 September. Harga yang ditawarkan Rp 395 juta sedangkan tipe Studio di kisaran Rp 415 juta,”tukasnya.
Dari investor yang membeli unit, kata HENDRIK, mayoritas memilih pembayaran angsuran tanpa bunga secara in house. Ini dilakukan 24 kali angsuran dan bagi investor merupakan bentuk kemudahan tersendiri dalam mendapatkan investasi apartemen. Total investasi untuk seluruh pembangunan Aston Place sebesar Rp 70 milyar dan selesai tahun 2009.
Sementara itu, JULES BROOKFIELD Direktur Aston International mengatakan sampai saat ini proyek Aston di seluruh dunia sebanyak 30 properti. Dari 30 proyek tersebut, 15 diantaranya akan dibangun mulai 2008-2009 seperti di Ambon dan penambahan lagi di Jakarta.
Rata-rata okupansi properti di jaringan Aston International, tambah JULES, mencapai 90%. Ini menjadi pertimbangan pengembang Surabaya menunjuk Aston sebagai pengelola apartemen.
“Kita mencoba memindahkan konsep hunian yang berhasil di Hawai ke Malaysia kemudian ke Jakarta. Sejak 2000, kantor Aston pindah ke Jakarta dan mengembangkan proyek di beberapa kota besar di Indonesia,”pungkasnya. (tin)
Teks foto :
1. Desain Aston Place Twin Towers yang dibangun di atas lahan 13 ribu m2 di kawasan bisnis Surabaya Pusat
2. JULES BROOKFIELD dan T MARLENE FRANS Marketing PR Manager Aston International
Foto : TITIN suarasurabaya.net
NOW ON AIR SSFM 100

