Market ponsel 3G di Indonesia yang terus membesar memicu vendor ponsel juga memperkuat bisnisnya. Satu diantaranya Sonny Ericsson Mobile, yang memang memfokuskan pada ponsel 3G dan ponsel GSM.
JUNADI SATRIYO Senior Manager Product Marketing Sonny Ericsson Mobile Communications Internasional pada suarasurabaya.net, Jumat (07/09), mengatakan membesarnya market ponsel 3G terjadi satu tahun terakhir ini. Diawali tahun lalu saat operator baru meluncurkan jaringan 3G masuk ke level kabupaten.
“Begitu operator meluncurkan jaringan 3G, pertanda bagi vendor untuk mulai serius menggarap pasar ponsel 3G. Sonny Ericsson sendiri malahan sudah memproduksi ponsel 3G sebelum tersedia jaringan 3G di Indonesia. Sonny punya 2-3 varian ponsel 3G. Diantaranya, ponsel 3G pertama yakni K610I dengan harga dibawah Rp 2 juta. Saat ini harga produk tersebut di kisaran Rp 1,8 juta ,”tukasnya.
Setelah jaringan 3G sudah tersedia, JUNADI menjelaskan, vendor ponsel mulai bergerak menyediakan ponsel 3G. Sonny Ericsson juga siap bersaing dengan meluncurkan 9-10 varian ponsel 3G. Dan tahun ini lebih dari belasan varian ponsel 3G dengan harga lebih terjangkau.
Meski market size ponsel 3G membesar di Indonesia, ungkap JUNADI, namun daya beli konsumen masih dibawah Singapura dan Malaysia. Ini ada beberapa sebab yakni masyarakat di kedua negara lebih dulu mengenal teknologi 3G dan sudah melek teknologi 3G sehingga banyak yang menggunakan fasilitas dan layanan tambahan yang disediakan operator.
Sedangkan di Indonesia, konsumen masih dalam masa coba-coba, melihat harga dan harga ponsel 3G relatif mahal. Ponsel 3G termurah masih Rp 1,9 juta malahan tahun ini ada ponsel 3G dibawah Rp 1,5 juta. Sedangkan ponsel GSM sudah berada di kisaran Rp 300 ribu-Rp 400 ribu. “Jadi masih banyak kendala penetrasi pasar ponsel 3G di Indonesia untuk masuk selevel Singapura dan Malaysia,”tukasnya.
Melihat peta yang ada saat ini, tambah JUNADI, persaingan bisnis ponsel 3G tambah ketat. Sonny Ercisson tidak mau ketinggalan dan punya komitmen khusus di teknologi 3G karena teknologi ini akan membawa terus perkembangan dunia telekomunikasi nirkabel untuk maju ke depan. Berikut penjelasan JUNADI, {clip*1}. (tin)
NOW ON AIR SSFM 100

