Selasa, 10 Februari 2026

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Melemah Selepas Rilis Data Inflasi AS

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Teller memegang mata uang Dolar AS dan Rupiah di sebuah tempat penukaran uang di Jakarta. Foto: Antara

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Kamis (12/12/2024), dibuka melemah setelah rilis inflasi Amerika Serikat (AS) November 2024.

Pada awal perdagangan Kamis, rupiah pagi turun 19 poin atau 0,12 persen menjadi Rp15.938 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rpp15.919 per dolar AS.

“Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yang menguat setelah data inflasi AS semalam,” kata Lukman Leong analis mata uang dikutip dari Antara.

Lukman mengatakan inflasi AS naik ke 2,7 persen secara year on year (yoy), sesuai perkiraan.

Ia menuturkan, rencana Pemerintah China yang akan melemahkan yuan tahun depan juga menekan rupiah.

Namun, dengan kurs rupiah mendekati level psikologis Rp16.000, ada peluang besar Bank Indonesia (BI) akan mengintervensi pasar. Intervensi BI bisa langsung di pasar spot maupun obligasi.

Ia memproyeksikan rupiah bergerak di rentang Rp15.850 per dolar AS sampai dengan Rp16.000 per dolar AS hari ini. (ant/nis/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Kecelakaan Bus Vs Truk Gandeng di Jembatan Suramadu

Surabaya
Selasa, 10 Februari 2026
24o
Kurs