Rabu, 18 Maret 2026

ASDP Ketapang Kerahkan 40 Kapal Feri untuk Atasi Kepadatan di Gilimanuk

Laporan oleh M. Hamim Arifin
Bagikan
Kondisi pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Foto: Chandra suarasurabaya.net

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, mengerahkan sebanyak 40 kapal feri di jalur perairan Ketapang-Gilimanuk untuk mengurai antrean panjang di Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali

“Pada hari ini (H-3 Lebaran), kapal feri yang kami operasikan sebanyak 40 unit dengan pola sangat padat, untuk mengurai antrean di Pelabuhan Gilimanuk,” kata Arief Eko General PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang/Gilimanuk di Banyuwangi, Rabu (18/3/2026), seperti dilansir Antara.

Menurut Arief, pengoperasian 40 unit kapal feri di lintasan Ketapang-Gilimanuk dengan pola sangat padat itu menjadi upaya maksimal ASDP mengurai antrean di Pelabuhan Gilimanuk, yang dalam dua hari terakhir antrean mencapai 40 kilometer.

Namun, pada H-3 Lebaran 2026 atau Rabu hari ini, lanjut dia, antrean arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk berangsur terurai dan antrean tersisa sekitar sembilan kilometer.

BACA JUGA:Gilimanuk Macet 45 Km, Merak Lengang: Alarm Krisis Penyeberangan dan Transportasi Umum saat Mudik

Arief menyampaikan, dari 40 kapal feri yang beroperasi, 22 unit kapal di antaranya masih diberlakukan pola penuh tiba bongkar berangkat (TBB). Sebanyak 22 kapal tersebut hanya melakukan proses bongkar tanpa memuat kendaraan dari Pelabuhan Ketapang.

“Ada empat dermaga yang menjadi skema pola TBB di Pelabuhan Ketapang, yakni Dermaga MB1, MB4, LCM dan Bulusan. Kapal yang tiba langsung melakukan proses bongkar muatan dan segera kembali berlayar tanpa melakukan pemuatan kendaraan/penumpang,” kata dia.

Arief menambahkan, ASDP memperkuat langkah percepatan penguraian antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk yang meningkat signifikan dalam beberapa hari terakhir, seiring lonjakan mobilitas masyarakat menjelang penutupan sementara layanan penyeberangan Gilimanuk–Ketapang menjelang Hari Raya Nyepi pada periode 18-20 Maret 2026.

“ASDP memprioritaskan langkah-langkah taktis yang berdampak langsung di lapangan, salah satunya melalui pengerahan kapal perbantuan KMP Prima Nusantara milik PT Jembatan Nusantara (JN) ke lintasan Ketapang–Gilimanuk dan hari ini juga telah beroperasi,” paparnya.

Data Posko Angkutan Lebaran Gilimanuk pada Selasa (17/3/2026), atau (H-4 Lebaran) selama 24 jam, tercatat sebanyak 25.105 unit kendaraan menyeberang dari Bali ke Jawa atau meningkat 1,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 24.716 unit.

Kenaikan signifikan terjadi pada kendaraan roda dua yang mencapai 16.909 unit atau naik 7,2 persen.(ant/ily/ham/rid)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Rabu, 18 Maret 2026
27o
Kurs