Jumat, 24 April 2026

DPR Desak Pemerintah Segera Intervensi Soal Kenaikan Harga Minyak Goreng

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Minyak goreng kemasan yang dijual di Pasar DTC Wonokromo Surabaya, Kamis (9/4/2026). Foto: Rafi’ Ermawan Mg suarasurabaya.net

Nasim Khan Anggota Komisi VI DPR RI meminta pemerintah segera mengambil langkah cepat untuk menstabilkan harga minyak goreng demi melindungi daya beli masyarakat.

Hal ini disampaikan Nasim Khan terkait kenaikan harga minyak goreng di sejumlah daerah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, harga rata-rata minyak goreng nasional pada pekan ketiga April 2026 mengalami kenaikan, dari Rp19.358 per liter menjadi Rp19.592 per liter.

Kenaikan juga tercermin dalam data Kementerian Perdagangan Republik Indonesia melalui Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP), yang mencatat harga minyak goreng kemasan premium mencapai Rp21.827 per liter.

Nasim menilai, tren kenaikan tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi menekan kondisi ekonomi masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah.

“Kenaikan harga minyak goreng harus segera direspons cepat oleh pemerintah. Ini kebutuhan pokok masyarakat, jadi pemerintah harus mampu mengendalikan harganya,” ujarnya di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Ia menjelaskan, lonjakan harga minyak goreng tidak hanya berdampak pada rumah tangga, tetapi juga berimbas luas pada sektor usaha, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kalau harga terus naik, daya beli masyarakat akan tertekan. Biaya dapur meningkat, dan ini bisa mendorong kenaikan harga makanan di pasaran,” kata Nasim.

Dia melihat dampak berantai yang bisa terjadi jika kondisi ini tidak segera diatasi, mulai dari penurunan omzet UMKM hingga potensi meningkatnya inflasi pangan.

“Pelaku UMKM bisa terpaksa menaikkan harga atau menurunkan kualitas produk. Ini berbahaya karena bisa memicu efek domino terhadap ekonomi masyarakat,” tambahnya.

Sebagai langkah awal, Nasim mendorong
pemerintah untuk segera melakukan intervensi melalui operasi pasar serta memastikan distribusi minyak goreng berjalan lancar di seluruh wilayah.

“Operasi pasar perlu digencarkan agar harga tetap terjangkau. Pemerintah juga harus memastikan distribusi tidak terganggu supaya pasokan di masyarakat tetap aman,” tegasnya.

Nasim berharap pemerintah dapat bergerak cepat dan terkoordinasi agar lonjakan harga minyak goreng tidak semakin membebani masyarakat luas.(faz/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Jumat, 24 April 2026
28o
Kurs