Jumat, 1 Mei 2026

FIFA Pastikan Timnas Iran Tetap Bertanding di AS Dalam Piala Dunia 2026

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Gianni Infantino Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA). Foto: Antara

Gianni Infantino Presiden FIFA, memastikan bahwa tim nasional (Timnas) Iran tetap akan bertanding di Amerika Serikat dalam ajang Piala Dunia FIFA 2026. Kepastian ini disampaikan dalam pembukaan Kongres FIFA di Kanada, Kamis (30/4/2026) waktu setempat.

“Izinkan saya memulai dari awal. Tentu saja Iran akan berpartisipasi di Piala Dunia FIFA 2026. Dan tentu saja Iran akan bermain di Amerika Serikat,” ujar Infantino seperti dikutip The Guardian.

Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut penting untuk menjaga nilai persatuan dalam olahraga internasional. “Alasan untuk itu sangat sederhana, kita harus bersatu. Ini adalah tanggung jawab saya, tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.

Namun, Kongres FIFA tahun ini tidak dihadiri delegasi Iran. Ketidakhadiran tersebut dipicu oleh ketegangan diplomatik serta pembatasan visa yang berkaitan dengan latar belakang Mehdi Taj Presiden Federasi Sepak Bola Iran, yang diketahui pernah menjadi bagian dari Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

Pemerintah Kanada sendiri telah menetapkan IRGC sebagai organisasi teroris sejak 2024. Mark Carney Perdana Menteri Kanada, menegaskan bahwa negaranya menerapkan kebijakan ketat terkait izin masuk.

“Saya dapat memberikan jaminan dan fakta berikut. Seperti yang Anda ketahui, IRGC dan semua anggotanya telah terdaftar sebagai organisasi teroris selama beberapa tahun,” ungkap Carney.

“Para anggota dilarang datang. Kami memiliki serangkaian penyaringan, dan kami mengambil tindakan. Tidak ada anggota yang memasuki negara ini,” lanjutnya.

Situasi ini menambah kompleksitas penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang akan digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Format baru dengan 48 tim membuat mobilitas lintas negara menjadi krusial bagi seluruh peserta dan ofisial.

Meski Iran telah memastikan tiket ke putaran final, partisipasinya sempat diwarnai polemik. Pemerintah Teheran sebelumnya mengajukan permintaan agar pertandingan mereka tidak digelar di wilayah Amerika Serikat.

Namun, FIFA menolak usulan tersebut dan menegaskan bahwa jadwal serta lokasi yang telah ditetapkan tidak akan diubah. Dari pihak tuan rumah, Marco Rubio Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, menyatakan bahwa Washington tidak mempermasalahkan keikutsertaan pemain Iran.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa rombongan tim tidak boleh membawa individu yang memiliki keterkaitan dengan IRGC. (bil)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Gudang di Jalan Jawar Surabaya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Jumat, 1 Mei 2026
32o
Kurs