Rabu, 6 Mei 2026

Festival Pasar Seni Rupo Jiwo Hadirkan Pameran Karya Seni Mahasiswa dan Bazar UMKM

Laporan oleh M. Hamim Arifin
Bagikan
Suasana Festival Pasar Seni Rupo Jiwo di Joglo FBS Unesa, Surabaya, Rabu (6/5/2026) Foto: Rizal Pandya Yudareswara Mg suarasurabaya.net

Festival Pasar Seni bertajuk Rupo Jiwo yang digelar hari ini, Rabu (6/5/2026), oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Pendidikan Seni Rupa dan Seni Rupa Murni Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Surabaya (Unesa), diselenggarakan sebagai wadah apresiasi karya seni sekaligus ruang berkegiatan bagi mahasiswa.

Miftakhul Risma Fauziah Ketua Pelaksana Festival Pasar Seni menjelaskan, festival itu tidak hanya menjadi ruang pameran karya, tetapi juga memfasilitasi mahasiswa pelaku UMKM untuk berpartisipasi melalui berbagai tenant.

“Acara ini kami adakan sebagai wadah untuk mengapresiasi para seniman, khususnya mahasiswa seni rupa. Selain itu, kami juga membuka kesempatan bagi teman-teman yang memiliki usaha seperti handicraft dan makanan untuk berjualan di sini.” ujar Risma.

Beberapa karya seni busana yang dipamerkan di Festival Pasar Seni, Surabaya, Rabu (6/5/2026) Foto: Rizal Pandya Yudareswara Mg suarasurabaya.net

Festival Pasar Seni baru mulai diselenggarakan pada tahun lalu yang mengangkat tema bernuansa musim panas. Sedangkan tahun ini mengusung tema budaya Jawa sebagai bentuk inovasi sekaligus upaya mengingat dan menghargai kebudayaan lokal.

“Untuk yang tahun sekarang kita ingin memberikan inovasi, mungkin dari temanya kita bikin karena menghargai kebudayaan juga, jadi kita inginnya tuh bikin kayak tema Jawa gitu.” ungkapnya

Risma menyebutkan bahwa karya yang dipamerkan berasal dari mahasiswa seni rupa berbagai angkatan, tidak hanya mahasiswa baru.

“Kami juga menargetkan tidak hanya angkatan 25 saja, jadi angkatan 24, 23, 22 juga boleh kalau mau submit karya.” jelasnya.

Salah satu karya seni berjudul “Long Way From Home” yang dipamerkan, Surabaya, Rabu (6/5/2026) Foto: Rizal Pandya Yudareswara Mg suarasurabaya.net

Meski demikian, panitia mengaku sempat menghadapi beberapa kendala dalam proses persiapan acara, terutama terkait koordinasi antar divisi karena dekat dengan masa libur hari raya.

“Karena bertepatan dengan hari raya, kami juga menghargai waktu teman-teman bersama keluarga, jadi koordinasi sempat agak sulit di bagian timing.” tambah Risma.

Antusiasme pengunjung yang hadir menjadi kesan tersendiri bagi para panitia. Dia mengaku senang melihat banyak mahasiswa yang sudah menunggu acara dimulai.

“Impresinya ke saya tuh karena kan emang kita juga ngebut banget ngerjainnya jadi kayak setimpal sama usaha kita dari kemarin juga,” katanya.

Sama halnya dengan Muhammad Adam Firdiansyah selaku wakil ketua pelaksana festival ini yang berharap kegiatan ini dapat terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang.

“Kesannya tentu senang, dan semoga tahun depan acara ini bisa diadakan lagi,” ujar Adam. (rzl/ham/rid)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Gudang di Jalan Jawar Surabaya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Rabu, 6 Mei 2026
30o
Kurs