Minggu, 16 Agustus 2026

Purbaya Respon Keinginan Presiden Pangkas Suku Bunga KUR di PT PNM Jadi 8 Persen

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan (Menkeu) setelah acara Pelantikan Pejabat Eselon 1 dan 2 Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan di Jakarta, Selasa (12/5/2026). Foto Lea Citra Santi Baneza suarasurabaya.net

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menekankan pemerintah akan berusaha meningkatkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat dengan menekan beban bunga bagi masyarakat.

Soal arahan Prabowo Subianto Presiden, yang menginginkan pemangkasan suku bunga kredit ultra mikro di PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menjadi 8 persen. Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan memperkirakan bakal ada diskresi keuangan.

“Subsidi, cuma digeser sebagian dari KUR ke sana. Mungkin juga bisa tambah, tapi langkah pertama adalah memastikan yang super mikro tadi bisa dapat bunga yang rendah di bawah 9 persen,” kata Purbaya di kompleks Kejaksaan Agung, Rabu (13/5/2026).

Soal alokasi anggaran, Menkeu akan menggandeng Danantara. Di mana suku bunga akan ditekan menjadi di bawah 9 persen.

“Nanti kita serahkan ke Danantara. Mereka sedang hitung nanti. Rencana pak Presiden yang baru dan Danantara. Di bawah 9 persen, kayanya ke 8 persen. Tapi mereka akan hitung lagi. Anda tanya ke Danantara lebih detail,” pungkas Purbaya.

Sebelumnya, Prabowo menyoroti tingginya bunga kredit bagi nasabah PNM Mekaar, yang mencapai 24 persen untuk pinjaman supermikro. Mulai dari nominal Rp2 juta hingga Rp10 juta.

Ketentuan kredit tersebut dianggap tidak adil, karena perusahaan besar cenderung mendapatkan akses kredit dengan suku bungan yang jauh lebih rendah.(lea/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Minggu, 16 Agustus 2026
32o
Kurs