Minggu, 12 Juli 2026

Bosan Gulai? Coba Selat Solo untuk Menu Daging Kurban

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Selat Solo adalah hidangan khas Kota Surakarta, Jawa Tengah yang merupakan perpaduan antara kuliner Eropa (bistik dan salad) dan cita rasa tradisional Jawa. Foto: Hypermart

Ade Putri Paramadita pencerita kuliner membagikan rekomendasi menu olahan daging kurban khas Jawa Tengah yang bisa menjadi inspirasi saat Iduladha, yakni Selat Solo.

Menurut Ade, Selat Solo merupakan hasil akulturasi budaya kuliner Indonesia dan Belanda yang memiliki cita rasa khas Jawa.

“Selat Solo itu adalah menurut aku akulturasi dari biefstuk-nya mereka alias bistik tapi manis, rasanya Jawa banget,” ucap Ade dikutip dari Antara, Selasa (26/5/2026).

Menu dengan bahan dasar daging yang dimasak identik dengan kuliner khas Belanda kemudian diakulturasi dengan rempah khas Jawa, tepatnya Keraton Surakarta.

Selat Solo dibuat dengan daging olahan ala Barat yang memiliki kuah kaldu lebih cair dari kebanyakan masakan Indonesia, memakai kecap manis, serta tambahan telur bacem dan kentang goreng, acar, kacang, dan bawang.

Sementara itu untuk biefstuk atau bistik di Belanda sendiri merupakan daging panggang yang dipadukan dengan kentang tumbuk dan sayur. Makanan ini dipercayai menjadi makanan para raja pada masanya.

Menurut Ade, masakan Iduladha tidak harus berupa olahan santan atau yang berkuah dan dapat divariasikan sesuai selera, semisal daging kambing dapat dijadikan olahan lada hitam.

Di daerah lain di Indonesia juga memiliki kuliner krengsengan daging yang dimasak tumis menggunakan rempah, kecap manis, dan petis udang sebagai inspirasi menu.

Selaini itu, daging kambing juga dapat diolah dengan bumbu rendang meskipun resep ini kurang populer di Indonesia dan masih sedikit yang mencobanya.

Guna menambah deretan menu kuliner Iduladha, kata Ade, tidak ada salahnya untuk mencoba resep baru bahkan yang terinspirasi dari masakan luar negeri. (ant/vve/saf/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Minggu, 12 Juli 2026
24o
Kurs