Pondok Pesantren Tambak Beras, Jombang memiliki nilai sejarah yang panjang dalam perjuangan dan gerakan para ulama pada awal abad ke-19. Pesantren dengan usia dua abad itu kini kembali menjadi lokasi digelarnya Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) 2026.
KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam cucu dari salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Bisri Syansuri sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Denanyar Jombang itu menyambut positif penetapan Tambak Beras sebagai lokasi Muktamar.
Menurutnya, Tambak Beras memiliki nilai historis besar karena menjadi titik awal perjalanan pergerakan ulama hingga lahirnya NU. Gus Salam juga membeber pesantren itu sudah berdiri sejak 1825 dan menjadi yang tertua di Jombang.
“Walaupun secara usia dari tiga pendiri NU yang paling sepuh adalah Mbah Hasyim, tapi pesantren yang tertua di Jombang itu Tambak Beras karena usianya sudah dua abad,” kata Gus Salam di Surabaya, Senin (13/7/2026).
Gus Salam mengatakan, sejumlah pesantren besar di Jombang memiliki keterkaitan sejarah dengan Tambak Beras, termasuk Pondok Pesantren Tebuireng dan Denanyar.

NOW ON AIR SSFM 100

