Rabu, 4 November 2026

IHSG Menguat Dipicu Sikap Risk On Investor Seiring The Fed Tahan Suku Bunga

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Pekerja melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (27/7/2026). IHSG pada perdagangan Senin (27/7) pagi dibuka melemah 10,63 poin atau 0,17 persen ke posisi 6.185,80, dibandingkan dengan penutupan perdagangan Jumat (24/7) yang berada di level 6.196,43. Foto: Antara

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Kamis (30/7/2026) bergerak menguat dipicu sikap risk on (berani mengambil risiko) investor, seiring bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed menahan suku bunga acuannya.

IHSG dibuka menguat 18,89 poin atau 0,31 persen ke posisi 6.110,28. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 2,52 poin atau 0,42 persen ke posisi 609,04.

“Di tengah berbagai sentimen eksternal dan internal serta faktor teknikal, diperkirakan IHSG akan uji level psikologis di 6.000 pada perdagangan Kamis (30/7/2026),” ujar Ratna Lim Kepala Riset Phintraco Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta melansir Antara.

Dari mancanegara, bank sentral AS The Fed melalui FOMC mempertahankan suku bunga acuannya di level 3,5-3,75 persen atau sesuai ekspektasi, sehingga menghilangkan sebagian kekhawatiran di kalangan pelaku pasar terkait kemungkinan kenaikan suku bunga.

Namu nada 3 pejabat The Fed tidak setuju dengan keputusan itu dan memilih untuk memperketat kebijakan moneter, yang menggarisbawahi sejauh mana volatilitas harga minyak telah mempersulit tugas bank sentral.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Pengerjaan Jalan, Lalu Lintas Menganti Macet

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Surabaya
Rabu, 4 November 2026
30o
Kurs