Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah mengembangkan sejumlah teknologi untuk menghadapi dampak El Nino, mulai dari modifikasi cuaca, desalinasi air laut menjadi siap minum.
Arif Satria Kepala BRIN mengatakan, pengembangan teknologi tersebut menjadi salah satu perhatian Prabowo Subianto Presiden saat membahas kesiapan menghadapi El Nino.
“Minggu lalu saya diundang oleh Bapak Presiden untuk menyampaikan teknologi-teknologi apa yang dimiliki oleh BRIN untuk mengatasi El Nino. Pada prinsipnya El Nino tahun ini panjang lamanya relatif sama, namun saja lebih panas dan lebih kering,” kata Arif di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (6/8/2026) dikutip Antara.
Arif menyampaikan, Prabowo menugaskan BRIN menyempurnakan teknologi modifikasi cuaca melalui sejumlah pendekatan. Di antaranya penggunaan natrium klorida atau NaCl berukuran 2-5 mikron, teknologi flare, serta pemanfaatan pesawat nirawak atau drone untuk meningkatkan efektivitas operasi modifikasi cuaca.
Selain modifikasi cuaca, BRIN juga mengembangkan teknologi desalinasi air laut yang saat ini telah diterapkan di 40 wilayah pesisir.

NOW ON AIR SSFM 100

