Belakangan, marak pemberitaan terkait pencurian di fasilitas publik milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Barang yang hilang dicuri itu mulai lampu, kabel, penutup gorong-gorong, pot bunga, ornamen penghias kota, hingga yang viral kursi taman.
Terkait hal ini, M. Fikser Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya mengatakan, berdasarkan data DLH, Pemkot Surabaya telah memasang kursi untuk fasilitas warga di sekitar 220 titik sejak periode 2016 hingga 2026. Dari ratusan kursi itu, sebanyak 47 kursi dilaporkan telah hilang dicuri.
Nilai setiap kursi diperkirakan mencapai sekitar Rp3 juta. Kursi-kursi itu sebetulnya punya bobot cukup berat dan tidak bisa dibawa hanya satu orang saja. Selain itu, kursi dipasang berbagai pengaman seperti dibaut dan dilas, namun tetap saja dimaling.
Fikser juga menyebut, dari salah satu kasus pencurian kursi taman milik pemkot, pelaku menggunakan ambulans untuk mengangkut barang tersebut.


NOW ON AIR SSFM 100

