Senin, 5 Oktober 2026

Modus Email Palsu, Uang Rp5,6 Miliar Perusahaan AS Nyaris Raib ke China

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menggelar konferensi pers soal kejahatan siber dengan menggunakan email palsu, Rabu (19/8/2026). Foto: Faiz Fadjarudin suarasurabaya.net

Kejahatan siber lintas negara kembali terbongkar. Kali ini, Business Email Compromise (BEC) digunakan untuk mengelabui sebuah perusahaan asal Amerika Serikat hingga mengirimkan uang senilai USD 350.325 atau sekitar Rp5,6 miliar ke rekening perusahaan di Indonesia.

Beruntung, sebagian besar dana berhasil diselamatkan setelah Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri bekerja sama dengan PPATK dan FBI Amerika Serikat bergerak menelusuri aliran uang tersebut.

Kasus ini terungkap dalam konferensi pers di Lobby Gedung Bareskrim Polri, Rabu (19/8/2026).

Kombes Pol Deddy Supriadi Kasubdit 1 Dittipid Siber Bareskrim Polri mengungkapkan, kasus bermula dari transaksi perdagangan hardware komputer antara Aiki Power Tools, perusahaan asal Amerika Serikat, dengan Drup Machinery Corp di China.

Namun, komunikasi bisnis tersebut kemudian dimanfaatkan pelaku. Mereka menyusup dan memanipulasi komunikasi melalui email sehingga korban mengira instruksi pembayaran yang diterima benar-benar berasal dari pihak yang sah.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Senin, 5 Oktober 2026
27o
Kurs