Sabtu, 29 Agustus 2026

Nepal Minta Meta dan TikTok Hapus Konten Hoaks Berbasis AI Pascabanjir

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Salah satu kota di Nepal hancur imbas banjir besar di negara tersebut. Foto: Anadolu

Pemerintah Nepal meminta Meta dan TikTok segera menghapus konten hoaks berbasis kecerdasan artifisial (AI) yang beredar setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda perbatasan negara itu dengan China.

Melansir laporan Anadolu, Sabtu (29/8/2026), permintaan itu muncul setelah beredar sejumlah video dan gambar hasil AI di media sosial yang diklaim sebagai dokumentasi asli dari lokasi bencana.

Selain konten berbasis AI, pemerintah juga menemukan rekaman lama yang kembali disebarkan seolah-olah berasal dari bencana terbaru, foto dan video grafis. Bahkan, ada kode QR donasi palsu yang mengatasnamakan korban banjir.

Pejabat pemerintah Nepal telah bertemu dengan perwakilan Meta dan TikTok untuk meminta penanganan lebih cepat terhadap konten yang dapat menyesatkan masyarakat, menghambat operasi bantuan, maupun menambah beban psikologis keluarga korban itu.

Bijay Kumar Roy Koordinator Satuan Tugas Regulasi dan Pengelolaan Media Sosial Pemerintah Nepal mengatakan, kedua platform diminta segera menurunkan konten bermasalah setelah dilaporkan.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Sabtu, 29 Agustus 2026
30o
Kurs