Minggu, 30 Agustus 2026

Prabowo Minta Babinsa Edukasi Warga soal Bahaya Membakar Hutan

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Prabowo Subianto Presiden memimpin rapat membahas sejumlah isu strategis bersama Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, serta sejumlah menteri dan pejabat terkait di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (30/8/2026). Foto: Setpres

Prabowo Subianto Presiden meminta Bintara Pembina Desa (Babinsa) ikut memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran hutan dan lahan, sebagai bagian dari upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Arahan itu disampaikan Prabowo saat membahas penanganan karhutla bersama Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, serta sejumlah menteri dan pejabat terkait di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (29/8/2026).

Teddy Indra Wijaya Sekretaris Kabinet mengatakan, penanganan karhutla terutama di Kalimantan dan Sumatra menjadi salah satu perhatian Presiden dalam pertemuan yang berlangsung sejak sore hingga malam hari.

Presiden minta penanganan karhutla terus diperkuat, sekaligus dibarengi dengan langkah pencegahan langsung di tengah masyarakat.

“Presiden ingin edukasi terkait bahaya pembakaran hutan diberikan para Babinsa di desa kepada warga untuk sama-sama menjaga hutan dan lahan kita bersama,” kata Teddy seperti dikutip laman Sekretariat Presiden, Minggu (30/8/2026).

Dalam pertemuan itu, Prabowo juga membahas sejumlah isu strategis lain bersama jajaran TNI dan pemerintah.

“Sore hingga malam hari ini, Presiden Prabowo Subianto menerima Panglima TNI dan para Kepala Staf Angkatan beserta Menteri Pertahanan, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Menteri Sekretaris Negara dan Sekretaris Kabinet di kediaman Hambalang, Sabtu 29 Agustus 2026,” tulis Teddy.

Salah satu pembahasan lainnya mengenai perkembangan penyesuaian persyaratan perekrutan bagi masyarakat suku Dayak pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI.

Prabowo meminta agar perkembangan kebijakan itu terus dilaporkan sehingga kesempatan masyarakat Dayak pedalaman untuk mengabdi sebagai prajurit TNI semakin terbuka.

“Dalam pertemuan tersebut, Prabowo Presiden meminta perkembangan mengenai beberapa hal antara lain, penyesuaian syarat terkait perekrutan suku Dayak pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI,” kata Teddy. (bil/faz)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Minggu, 30 Agustus 2026
31o
Kurs