Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di jalur pendakian kawasan Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang mencatatkan dampak sekitar 10 hektare lahan hingga Jumat (28/8/2026) malam.
Gatot Soebroto Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jawa Timur menjelaskan saat ini terdapat dua titik utama kebakaran yang menjadi fokus penanganan, yakni di kawasan B29, Desa Argosari, dan Ranu Kembang, Desa Ranupani. Area terdampak juga mencakup Blok Ranukembang, Blok Ledok Bedor, serta Blok Jantur.
“Luas lahan terbakar kurang lebih 10 hektare namun data terus berkembang,” ujar Gatot dikonfirmasi suarasurabaya.net.
Area yang terbakar tersebut berada di tebing dengan kemeringan yang sangat terjal, sehingga menyulitkan tim darat dalam melakukan pemadaman secara manual.
“Lokasi objek terbakar berada pada tebing dengan kemiringan yang sangat terjal,” ujarnya.

NOW ON AIR SSFM 100

