Rabu, 23 September 2026

Pemerintah Berupaya Memperkuat Industri Tekstil Nasional dengan Melibatkan Danantara

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Airlangga Hartarto Menko Perekonomian menyampaikan keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (22/9/2026). Foto: Biro Pers Setpres

Prabowo Subianto Presiden RI mendorong penguatan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional sebagai salah satu sektor strategis yang berperan bagi pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan ekspor.

Arahan itu disampaikan Presiden dalam rapat kabinet terbatas, hari ini, Selasa (22/9/2026), di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Dalam keterangannya selepas rapat, Airlangga Hartarto Menteri Koordinator bidang Perekonomian mengatakan, industri TPT yang mencakup sektor hulu, antara, hingga hilir berkontribusi signifikan pada perekonomian nasional.

Menurutnya, sektor tersebut menyumbang sekitar 0,97 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), menyerap sekitar 4 juta tenaga kerja, serta mencatatkan nilai ekspor sekitar 12 miliar Dollar AS.

“Ini menjadi salah satu sektor padat yang strategis dan dalam arahan tadi terhadap Pak Presiden, kita sampaikan bahwa TPT ini tumbuhnya di atas pertumbuhan ekonomi, yaitu 5,6 persen dan untuk industri barang, kulit, dan alas kaki tumbuhnya 8,25 persen,” ujarnya.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Rabu, 23 September 2026
26o
Kurs