Survei Kadin Ungkap Ketidakpastian Kebijakan dan Pelemahan Rupiah Jadi Tantangan Bisnis 2026
Selasa, 6 Oktober 2026 | 17:10 WIB
Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. Foto: Antara
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada penutupan perdagangan Selasa (6/10/2026).
Rupiah naik 18 poin atau 0,10 persen menjadi Rp17.899 per dolar AS dari penutupan sebelumnya Rp17.917 per dolar AS.
Ibrahim Assuabi analis mata uang mengatakan, penguatan rupiah dipengaruhi menurunnya potensi kenaikan suku bunga bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed).
“Data ketenagakerjaan dan inflasi yang lebih lemah ini telah mengurangi kemungkinan adanya kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan tanggal 27-28 Oktober mendatang,” ucap Ibrahim.
Salah satu indikator yang menjadi perhatian pasar adalah data Personal Consumption Expenditures (PCE) Amerika Serikat.