Kamis, 29 Oktober 2026

Wawasan Polling SS: Pendengar Suara Surabaya Mayoritas Dukung Pengurangan Pasokan Gas ke Singapura

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Ilustrasi. Tambang minyak dan gas bumi. Foto: SKK Migas

Kebijakan pengurangan pasokan gas bumi Indonesia ke Singapura memunculkan beragam respons masyarakat. Dalam Program Wawasan Polling Radio Suara Surabaya dengan tajuk “Indonesia Pangkas Pasokan Gas ke Singapura, Mendukung atau Khawatir?”, mayoritas pendengar yang berpartisipasi melalui WhatsApp dan telepon menyatakan mendukung kebijakan tersebut. Sementara itu, hasil polling di Instagram @suarasurabayamedia menunjukkan suara yang berimbang antara pihak yang mendukung dan khawatir.

Berdasarkan hasil polling melalui WhatsApp dan telepon sejak program dimulai Kamis (29/10/2026) pukul 07.00 WIB, sebanyak 82 persen atau 67 pendengar menyatakan mendukung pengurangan pasokan gas ke Singapura. Sementara itu, 18 persen atau 15 pendengar lainnya menyatakan khawatir terhadap kebijakan tersebut.

Adapun hasil polling di Instagram menunjukkan hasil yang berimbang. Sebanyak 50 persen atau 90 pengguna menyatakan mendukung, sedangkan 50 persen atau 90 pengguna lainnya menyatakan khawatir.

Dalam diskusi, Komaidi Notonegoro Pengamat Energi dan Migas sekaligus Direktur Eksekutif ReforMiner Institute menilai pengurangan ekspor gas ke Singapura merupakan langkah yang logis di tengah penurunan produksi gas nasional.

Menurut Komaidi, penyesuaian ekspor bukan kebijakan yang sepenuhnya baru. Pembahasannya telah berlangsung sejak 2022 dan diproyeksikan berjalan secara bertahap hingga 2028.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Kamis, 29 Oktober 2026
35o
Kurs