Sampai saat ini pasar sangat masif untuk mobile phone. Lebih dari 500 model berada di pasar dengan segmen variatif.
Melihat kondisi pasar seperti itu, BenQ Mobile lebih fokus pada ponsel musik dengan segmen grup konsumen. Pertimbangannya, marketnya cukup besar dan hampir semua orang suka mendengarkan musik.
Ir.FARID MANAN General Manager PT Dian Graha Elektrika –distributor BenQ di Indonesia— pada suarasurabaya.net, Jumat (05/10), mengatakan melalui produk terbaru BenQ C30, selain memperkuat brand juga memperbesar pasar ponsel BenQ di Indonesia.
“Secara brand memang kita bukan top brand. Tapi baru masuk ke top tep ponsel. Kita fokus ke segmen anak muda dengan model high end. Dengan harga terjangkau, segmen bidikan bisa mendapatkan model dan fitur yang bagus,”ujarnya.
FARID mengakui memang brand lain juga banyak mengeluarkan ponsel musik. Tapi yang ditawarkan BenQ berbeda dan unik, {clip*1}. Untuk itu, BenQ C30 ditargetkan bisa terjual 160 ribu per tahun, mengikuti jejak kesuksesan C61.
Selama 2007, BenQ menyiapkan 12 model dan baru masuk 7 model. Yang sudah dipasarkan cukup bervariasi mulai ponsel 3G (3 model), smartphone (3 model) dan lainnya ponsel musik . Direncanakan, Desember mendatang smartphone E 72 Windows 6 akan masuk ke pasar ponsel Indonesia.
Menanggapi tentang rencana ponsel CDMA, FARID menegaskan, memang ada dari BenQ. Hanya saja, pasar ponsel GSM masih banyak yang bisa dieksplorasi.
FARID menambahkan BenQ memiliki 2 lini produk lainnya disamping mobile phone untuk kategori communication. Produk communication sebesar 20%-30% dari total produk.
“Dua lini produk lainnya yakni consumer electronic yang mendominasi produk BenQ. Termasuk kamera digital yang ke depan akan diarahkan pada kamera berponsel. Lini produk terkecil yakni komputer,”pungkasnya.
Teks foto :
1. Ir FARID MANAN MM (kanan) dan ILHAM Product Division
2. BenQ Mobile sementara ini fokus ke ponsel musik dengan membidik mereka yang berjiwa muda
Foto : TITIN suarasurabaya.net
NOW ON AIR SSFM 100

