Pengrajin sandal di Jawa Timur mulai kewalahan order. Pasalnya, permintaan dari luar Jawa cukup tinggi menjelang Lebaran 2007.
ALI MAS’UD Sekretaris Aprisindo (Asosiasi Pengusaha Ritel Sepatu Indonesia) Jawa Timur pada suarasurabaya.net, Kamis (04/10), mengatakan, tingginya permintaan sandal baik dengan bahan kulit asli maupun imitasi, terjadi mulai Agustus lalu. Terus merangkak naik September dan berlangsung Oktober ini.
“Pengrajin yang masuk kategori UKM ini tidak mau gambling dengan stok banyak. Pertimbangannya, khawatir terjadi ready stock usai lebaran dan jika menyiapkan stok banyak harus punya modal banyak. Padahal selama ini kendala mereka ada di modal. Jadi selama lebaran, pengrajin memproduksi sandal secukupnya,”tukas ALI.
Pengrajin, kata ALI, menjelang lebaran sudah meningkatkan produksinya. Kalau hari-hari biasa memproduksi sebanyak 20 kodi sandal, ditingkatkan hingga 5%. Khusus momen lebaran ini, sandal menjadi produk yang diminati masyarakat.
Sebelumnya, produk sepatu saat tahun ajaran baru dan pada natal mendatang kembali sepatu jadi produk utama pengrajin. Mengenai harga, menurut ALI, juga ada kenaikan mengingat material sandal juga naik.
Biasanya di tingkat grosir sandal dijual Rp 15 ribu masuk ke ritel menjadi Rp 35 ribu atau naik 100%-150%. Sementara di posisi tawar menawar antara konsumen dan pedagang berada di kisaran 100%-120%. “Selisih kenaikan harga tersebut digunakan pedagang sebagai resiko jika produk tidak terjual. Mereka akan jual dengan harga obral di bulan berikutnya,”kata ALI.
Saat ini, Aprisindo Jawa Timur banyak menyiapkan agenda pameran di mal bagi pengrajin (UKM), usai lebaran mendatang. Lokasi pameran di City of Tomorrow (CiTo) Surabaya, Tanah Abang Jakarta, Cengkareng dan Depok Town Square. Pameran di mal tersebut, untuk mendongkrak omset pengrajin. Apalagi usai tahun baru merupakan masa low season bagi pengrajin sandal dan sepatu.
Jumlah pengrajin UKM di Jawa Timur, sebut ALI, 1500 orang. Sebanyak 1100 pengrajin berada di Mojokerto (Kabupaten/Kota), sisanya tersebar di Jombang, Surabaya, Sidoarjo, Magetan dan Malang. (tin)
Teks foto :
– Produksi sandal untuk pria dan wanita dewasa, melonjak 5% menjelang lebaran dibanding masa low season
Foto : TITIN suarasurabaya.net
NOW ON AIR SSFM 100

