Walaupun stok aman, tapi tidak menjamin harga daging stabil. Bahkan harga daging sapi dan ayam naik melebihi perkiraan. Perkiraan awal kenaikan sekiatr 20% tapi nyatanya 22%.
SIGIT HANGGONO Kepala Dinas Peternakan Jawa Timur pada MARTHA Reporter Suara Surabaya, Selasa (18/09), mengatakan pemerintah tidak bisa menekan kenaikan harga, karena semuanya diserahkan pada mekanisme pasar.
Saat ini, stok daging sapi tersedia 6%, daging ayam 20%, telur 22% untuk 1 bulan. Biasanya stok di Jatim bisa mencapai 30%, tapi sekarang hanya 6% karena banyak yang dikirim ke luar kota.
Menjelang lebaran, biasanya permintaan akan bertambah. Diprediksi akan mengalami kenaikan sekitar 10%. Dan produksi terus dilaksanakan. Hal ini sesuai dengan permintaan IMAM UTOMO Gubernur Jatim semenjak 3 bulan lalu. (tys/tin)
NOW ON AIR SSFM 100

