Jumat, 16 Oktober 2026
Bangkitkan Kembali Sidoarjo

Tata Ruang Konversi Pertanian Diubah

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

Pemkab Sidoarjo dan DPRD Sidoarjo telah melakukan perubahan tata ruang. Semula kawasan konversi pertanian, saat ini diubah jadi kawasan non konversi pertanian.

WIN HENDRARSO Bupati Sidoarjo di sela pertemuan dengan REI Jawa Timur, Selasa (02/10), mengatakan, perubahan tata ruang ini ditujukan untuk membangkitkan kembali Sidoarjo sebagai primadona properti di Jawa Timur. Kebutuhan perumahan di Sidoarjo terbesar rumah tipe kecil.
“Untuk luasan lahan yang semula 90 m2 bisa disetujui untuk lahan luasa 72 m2 seperti keinginan pengembang. Kita minta pengembang melalui sektor properti bisa menggeser wilayah investasinya. Apalagi sektor properti sempat turun 70% dan kini mulai pulih,”ujarnya.

Pemkab Sidoarjo, kata WIN, juga sudah mengupayakan pengembangan wilayah ke arah barat seluas 2500 hektar untuk kawasan permukiman dan juga industri. Untuk kebutuhan tersebut, Pemkab akan melebarkan jalan Krian-Mojosari untuk lalu lintas dua arah. Pelebaran jalan tersebut akan berdampak pada wilayah Prambon yang mayoritas masih merupakan lahan konversi pertanian.

Selain ditujukan ikut mendukung bangkitnya perekonomian Sidoarjo, perubahan tata ruang juga mengimbangi adanya perpindahan infrastruktur yang rusak akibat lumpur Lapindo. “Tahun ini mulai pelaksanaan relokasi jalan tol Porong dan rel kereta api. Targetnya selesai 2009,”kata Bupati Sidoarjo. (tin)

Bagikan

Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Jumat, 16 Oktober 2026
28o
Kurs