Dampak subprime mortgage di Amerika Serikat mulai kelihatan. Ini ditandai diantaranya lowongan kerja mulai menurun dan kondisi ekonomi yang berlangsung di Amerika Serikat.
Melihat tanda-tanda tersebut, kata PRIYO SANTOSO Presiden Direktur PT Danareksa Investment Management, kemungkinan penurunan tingkat suku bunga oleh The Fed Bank Sentral Amerika Serikat pada 18 September 2007, cukup besar.
PRIYO memprediksi The Fed akan menurunkan tingkat suku bunga di kisaran 0,25%. Bahkan bisa lebih jauh lagi hingga 0,5%. Jika ini terjadi, akan berdampak positif bagi pasar modal terutama untuk jangka menengah. Berikut penjelasan PRIYO, {clip*1}.
Sebaliknya, kalau The Fed tidak menurunkan tingkat suku bunga, ungkap PRIYO, dampaknya terjadi penurunan yang sangat tajam bagi aktivitas bisnis di Amerika Serikat dari sisi pertumbuhan ekonomi. Meski sebenarnya, para ekonomi melihat tidak perlu dilakukan penurunan tingkat suku bunga.
Bagi pelaku pasar modal yang berani mengambil resiko lebih tinggi, tambah PRIYO, sebaiknya mulai melakukan investasi dari sekarang. Sedangkan yang tidak berani mengambil resiko, bisa menunggu apakah The Fed benar-benar akan menurunkan tingkat suku bunga atau tidak.
“Tapi kalau pelaku pasar modal menunggu, biasanya akan telat dan kehilangan momen. Seperti diketahui pasar bereaksi dengan cepat,”pungkasnya. (tin)
Teks foto :
– PRIYO SANTOSO
Foto : TITIN suarasurabaya.net
NOW ON AIR SSFM 100

