Rabu, 27 Januari 2021

Gojek-Pemprov Kerja Sama Tingkatkan Transaksi UMKM Jajanan Khas Jatim

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Ilustrasi transaksi salah satu merchant UMKM Gofood. Foto: Istimewa

Gojek bekerja sama dengan Pemprov Jatim berupaya membantu masyarakat pelaku UMKM agar tetap produktif selama Pandemi Covid-19 belum berakhir lewat program diskon untuk pembelian produk UMKM Jatim di Gofood.

Melalui kerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Pemprov Jatim ini, Gojek ingin memastikan keberlangsungan pendapatan ribuan UKM Jatim yang memanfaatkan GoFood sebagai solusi teknologi dalam pemasaran produknya.

Gojek memberikan potongan harga sebesar 20 persen untuk setiap transaksi yang dilakukan masyarakat di Surabaya Raya dan Malang Raya yang membeli kuliner atau jajanan khas Jatim lewat aplikasi GoFood.

Potongan harga 20 persen ini diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat terhadap UMKM kuliner lokal Jatim sehingga perekonomian mereka terus berputar meskipun terdampak Pandemi Covid-19.

Mas Purnomo Hadi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Pemprov Jatim menyambut baik sinergi Gojek dengan Pemprov Jatim untuk menggairahkan usaha kuliner berbasis UMKM di Jatim ini.

“Ini sejalan dengan semangat kami untuk terus melakukan terobosan agar sektor UMKM dapat terus bergeliat namun dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan,” ujarnya, Selasa (1/12/2020).

Dia berharap, lewat program kerja sama ini, usaha kuliner mitra UMKM yang tadinya sempat terkendala karena Pandemi Covid-19 bisa membaik. Terutama para pelaku usaha jajanan khas Jatim.

“Kalau sinergi ini berdampak positif, bukan tidak mungkin kerja sama serupa akan kami lanjutkan di tahun-tahun yang akan datang,” kata Purnomo.

Boy Arno Kepala Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintahan Gojek Wilayah Jatim dan Bali Nusra mengatakan, sebagai aplikasi super karya anak bangsa, Gojek konsisten mendukung upaya Pemprov Jatim menggerakkan sektor UMKM.

Lewat berbagai promosi digital berupa potongan harga 20 persen di aplikasi Gofood selama 18 November-15 Desember mendatang, Boy berharap pendapatan mitra UMKM Jatim dalam ekosistem digital Gojek meningkat.

“Melalui berbagai promosi digital itu kami berupaya mendorong pelanggan untuk bertransaksi dan mendukung peningkatan pendapatan mitra merchant kami yang memang berbasis UMKM di Jatim,” katanya.

Maylani Haliman Pemilik Merchant GoFood Nyah Tewel yang berpartisipasi dalam program ini mengaku merasakan dampak positif mengikuti program yang digagas Gojek bersama Pemprov Jatim ini.

“Selama program potongan harga 20 persen produk Jajanan Jatim, transaksi penjualan kami naik 70 persen dengan peningkatan omzet 150 persen. Saya harap program ini bisa diteruskan di kemudian hari,” ujarnya.

Gojek mengeklaim, pada dua pekan pertama program diskon Jajanan Jatim ini, yakni sejak 18 November sampai hari ini, sudah tercatat sebanyak 5.350 transaksi di merchant UMKM Jajanan Khas Jatim yang berpartisipasi.

Total penjualan di seluruh merchant Gofood UMKM Jajanan Khas Jatim mencapai Rp220 juta. Gojek berharap pada akhir program 15 Desember mendatang akan lebih banyak transaksi yang berdampak positif bagi mitra UMKM Jatim.(den/rst)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Proses Perbaikan Retakan di Jalan Tol

Jalan Tol Surabaya-Gempol Longsor

Jalan Rusak Wiyung Pratama

Truk Tabrak Tiang

Surabaya
Rabu, 27 Januari 2021
24o
Kurs