Minggu, 18 April 2021

DPRD: Lumbung Pangan Jatim Harus Berkelanjutan untuk Ketahanan Pangan

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Anik Maslachah Anggota Fraksi PKB Jatim. Foto: Istimewa

Anik Maslachah Wakil Ketua DPRD Jatim berharap program Lumbung Pangan jadi prioritas dan berkelanjutan untuk mewujudkan sistem ketahanan pangan di Jawa Timur.

Politisi PKB itu bilang, sejumlah amanah yang harus dilakukan lumbung pangan salah satunya penyerapan produk petani. Termasuk produk sisa industri sehingga petani punya kepastian pasar.

“Dan kita bisa lihat bukti nyata bahwa harga produk mereka tetap stabil,” kata dia.

Lumbung pangan Jatim yang beroperasi sejak April 2020 menurutnya mampu mengendalikan harga bahan pokok di pasar. Indikatornya, lumbung pangan memastikan stok bahan pokok selalu ada.

Program yang berhasil menyabet juara invoasi daerah di masa pandemi Covid-19 itu sebenarnya berlangsung sampai pertengahan Juli saja. Namun, Pemprov Jatim terus memperpanjang program ini sampai akhir Desember.

Selama beroperasi, harga bahan pokok Jatim dia mengeklaim stabil. Kenaikan harga tidak terjadi pada Hari Raya Idul Fitri maupun Idul Adha. Sedangkan dengan adanya program ini tengkulak tidak berani aksi ambil untung.

Dulu, para tengkulak biasa memainkan harga dengan memborong produk tani lalu menimbunnya. Produk itu dijual saat barang mulai langka. “Mereka ambil untung besar dari harga petani,” kata Anik.

Lumbung pangan, menurutnya, bisa mewujudkan peran pemerintah untuk masyarakat. Pemerintah hadir sesuai dengan target pembangunan pemerintah dalam bidang ketahanan pangan.

Aliyadi Ketua Komisi B bilang, sektor ketahanan pangan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi. Ketahanan pangan membuat masyarakat daerah mandiri. Inflasi dan deflasi tetap stabil. “Ekonomi berjalan mulus,” ujarnya.

Mirza Muttaqien Pengelola Lumbung Pangan Jatim sekaligus Dirut PT JGU bilang, penyerapan produk petani sudah berlangsung. Dia sepakat rantai disitribusi produk pertanian harus dipangkas. Sehingga selisih harga pasar tidak terlalu jauh.

“Konsumen juga bisa mendapatkan produk dengan harga terjangkau,” ungkap dia. (den/dfn)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Asap Kebakaran Semolowaru

Kecelakaan di Lawang

Truk Bermasalah di Trosobo

Eh Eh, Capek. Istirahat Dulu

Surabaya
Minggu, 18 April 2021
33o
Kurs