Senin, 26 Oktober 2020

Uang Beredar Meningkat 13,3 Persen pada Agustus 2020

Laporan oleh Achmad Zainal Alim
Bagikan
Ilustrasi - Lembaran uang 100 ribu rupiah.

Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) meningkat pada Agustus 2020 di mana posisinya tercatat Rp6.726,1 triliun atau meningkat 13,3 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 10,5 persen (yoy).

“Peningkatan tersebut disebabkan pertumbuhan M1 sebesar 19,3 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada Juli 2020 sebesar 13,1 persen (yoy), didorong oleh naiknya simpanan giro rupiah,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko dalam info terbarunya di Jakarta, Rabu, seperti dilansir Antara.

Selain itu, pertumbuhan uang kuasi meningkat, dari 9,7 persen (yoy) pada bulan sebelumnya menjadi 11,5 persen (yoy) pada Agustus 2020.

Namun, surat berharga selain saham mengalami kontraksi sebesar 18,7 persen (yoy) pada Agustus 2020, setelah pada bulan sebelumnya tumbuh sebesar 4,9 persen (yoy).

Berdasarkan faktor yang memengaruhi, menurut Onny, peningkatan M2 pada Agustus 2020 disebabkan oleh kenaikan ekspansi keuangan pemerintah.

Hal itu tercermin dari pertumbuhan tagihan bersih kepada pemerintah pusat yang meningkat, dari 40,8 persen (yoy) pada Juli 2020 menjadi 65,1 persen (yoy) pada Agustus 2020.

Selain itu, aktiva luar negeri bersih meningkat sebesar 13,8 persen (yoy) pada Agustus 2020, lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada Juli 2020 sebesar 17,6 persen (yoy).

Sementara itu, pertumbuhan kredit pada Agustus 2020 kembali melambat, dari 1,0 persen (yoy) pada Juli 2020 menjadi 0,6 persen (yoy) pada bulan laporan.(ant/lim)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Kemacetan di Bundaran Margomulyo

Macet di Tol Waru arah Satelit

Kecelakaan Truk di Tol Ngawi-Solo

Surabaya
Senin, 26 Oktober 2020
31o
Kurs