Kamis, 30 Juni 2022

Kemenparekraf: 300 UMKM Raup Rp1,2 Miliar dari Event MotoGP Mandalika

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Tampak pengunjung dan pedagang lokal mulai mempersiapkan diri, untuk gelaran MotoGP di depan monumen seputaran Sirkuit Mandalika, Kamis (17/3/2022). Foto: Dimas Suara Surabaya Media

Sandiaga Uno Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang ditunjuk sebagai ketua panitia pendukung event MotoGP menyatakan momentum event Internasional ini sebagai ruang baru bagi pelaku usaha UMKM untuk naik kelas. Terbukti, sebanyak 300 pelaku UMKM mengalami peningkatan pendapatan signifikan mencapai total Rp1,2 miliar.

“Kami mengumpulkan data langsung di airport, ada 300 UMKM yang mengalami peningkatan hingga Rp1,2 miliar” ujar Sandi saat konferensi pers di Mandalika, Jumat (18/3/2022).

Sandi telah menyiapkan ruang bagi UMKM baik secara virtual maupun fisik untuk meningkatkan penjualannya di gelaran MotoGP ini.

“Besok kami juga akan meninjau bagi UMKM yang fisikal, dengan harapannya juga bisa membangkitkan peluang usaha dan peluang kerja,” tutur Sandi.

Menurut Sandi, melimpahnya pendapatan para UMKM tersebut tentu menjadi catatan menarik di awal gelaran MotoGP Mandalika yang mulai berlangsung pada Jumat (18/3/2022) dengan sesi latihan bebas (free practice) 1 dan 2. Race sendiri akan berlangsung Minggu (20/3/2022).

Dengan penggemar MotoGP yang sangat besar di seluruh dunia, lanjut Sandi, ajang itu jelas menyedot banyak perhatian karena setidaknya ada 400 juta penonton di seluruh dunia di setiap serinya.

“Ini menjadi faktor yang sangat kuat untuk meningkatkan pendapatan dari pelaku UMKM di dalam negeri serta membangkitkan peluang usaha dari para pelaku UMKM, sehingga upaya pemulihan ekonomi nasional bisa cepat,” kata Sandi.

Sandi berharap, keuntungan yang didapatkan pelaku UMKM selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika dapat menutup kerugian yang disebabkan oleh wabah global Covid-19 yang melanda selama dua tahun belakangan.

Sedangkan dari sektor pariwisata, MotoGP Mandalika memberi keuntungan promosi tak terhingga bagi destinasi pariwisata andalan Lombok NTB khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Destinasi pariwisata di Lombok akan tersentralisasi sesuai segmennya, mulai destinasi pariwisata olahraga (sport tourism), destinasi halal, hingga wisata alam.

“Destinasi pariwisata alam itu, sekarang membuat Lombok menjadi terkenal sebagai lokasi destinasi honeymoon, karena keindahan, suasana dan panoramanya yang unik,” tutur Menparekraf.

Sementara itu di kesempatan yang sama Agus Pambagio Pengamat Kebijakan Publik mengatakan kondisi Lombok saat ini dengan adanya ajang MotoGP Mandalika semakin baik dalam hal pelayanan sektor pariwisata, karena itu penting untuk terus dievaluasi sebagai upaya peningkatkannya.

Salah satunya, kawasan UMKM harus ditata lebih rapi sebab dapat membuat masyarakat atau pengunjung lebih tertarik datang ke lokasi UMKM berdagang.

“Harus lebih rapi lagi, supaya masyarakat atau pengunjung yang datang lebih banyak dan bisa membuat perekonomian NTB bertumbuh pesat,” pungkas Agus.(wld/ipg)

 

Berita Terkait

Surabaya
Kamis, 30 Juni 2022
31o
Kurs