Selasa, 5 Juli 2022

Mendag: Sudah Bisa Beli 10 Liter Minyak Curah dengan 1 KTP

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Jeriken penuh minyak goreng milik pedagang di Pasar Wonokromo, dalam operasi pasar, Jumat (25/3/2022). Foto: Manda Roosa suarasurabaya.net

Zulkifli Hasan Menteri Perdagangan (Mendag) yang baru saja diangkat oleh Jokowi Presiden RI mengatakan saat ini warga sudah bisa membeli minyak goreng curah hanya dengan 1 KTP untuk 10 liter sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp14 ribu per liter.

“Kemarin hanya 2 liter untuk satu KTP, sekarang sudah boleh 10 liter satu KTP. Kebijakan ini adalah tanggung jawab kami,” jelas Zulkifli Hasan seusai memantau harga kebutuhan pokok di Pasar Kosambi di Jalan Ahmad Yani, Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/6/2022).

Melansir Antara, Mendag mengatakan kebijakan baru tersebut diambil untuk membantu masyarakat, khususnya para pelaku UMKM supaya tidak merasa kesulitan dalam memenuhi kebutuhan minyak goreng curah.

“Boleh juga kalau yang beli 1 liter itu, kalau dibawa ke gang ke RT-nya, ada warung kecil, dijadikan (kemasan) 100 mili, 200 mili, ya. Ya untung-untung sedikit boleh lah,” imbuh dia.

Mendag juga menuturkan pada Senin (27/6/2022) pekan depan, pihaknya akan mengundang pengusaha-pengusaha, produsen minyak goreng terkait rencana kebijakan minyak curah diubah menjadi minyak kemasan sederhana.

Minyak kemasa yang dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan nanti bermerk ‘Minyak Kita’ dengan harga jual di angka Rp14 ribu.

Zulkifli Hasan juga kembali menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya menstabilkan harga kebutuhan pokok, khusunya minyak curah dalam dua minggu kedepan. Target menstabilkan harga minyak curah itu lebih cepat daripada target awal yang semula satu bulan.

“Saya janji target sebulan, tapi saya yakin dua minggu, harga minyak goreng curah Rp14 ribu stabil sudah aman dan stabil,” katanya.

Mendag baru itu juga mengekalim akan memantau ketersediaan barang dan harga melalui Satuan Tugas (Satgas) dari Kementerian Perdagangan yang menangani crisis center dalam 24 jam.

“Jadi kita bisa secara cepat tanggulangi berbagai laporan, terkait ketersediaan barang dan harga. Supaya ibu-ibu tidak lagi resah kalau harga minyak Rp14 ribu tidak ada atau langka,” pungkas Zulkifli Hasan.(ant/wld/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Selasa, 5 Juli 2022
31o
Kurs