Senin, 23 Mei 2022

Riset: Kontribusi Ekosistem Gojek untuk PDRB Surabaya Capai Rp18 Triliun

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Gojek yang beroperasi di Surabaya saat melintasi di kawasan Tugu Pahlawan. Foto: Gojek

Riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) menunjukkan kontribusi ekonomi ekosistem digital Gojek dan GoTo Financial (di luar Tokopedia) mencapai Rp 18 triliun di tahun 2021 atau setara dengan 3,3 persen PDRB Kota Surabaya.

Dr. Alfindra Primaldhi Peneliti LD FEB UI mengatakan, pihaknya melihat mitra dalam ekosistem Gojek mulai mengalami peningkatan pendapatan dibandingkan awal pandemi. Hal ini menunjukkan ekosistem Gojek membantu percepatan proses pemulihan pada mitranya.

Riset tahunan yang berjudul “Kontribusi Ekosistem Gojek dalam Mendukung Pemulihan Ekonomi Kota Surabaya Selama Pandemi 2020-2021” ini juga menyebutkan layanan Gojek telah menjadi pilihan utama bagi konsumen di Kota Surabaya. Ekosistem Gojek mendukung mitra-mitranya selama pandemi sehingga mereka optimis terhadap pemanfaatan platform online sebagai tempat mencari nafkah dan ingin terus bermitra dengan Gojek ke depannya.

“Sembilan puluh persen mitra driver GoRide menyatakan mereka tetap dapat memiliki pendapatan selama pandemi untuk menafkahi diri dan keluarga melalui kemitraan dengan Gojek,” kata Alfindra melalui siaran pers Gojek, Senin (24/1/2022).

Mitra juga mengapresiasi berbagai dukungan yang diberikan Gojek seperti potongan harga dari program Swadaya, inisiatif menjaga keamanan, kesehatan. dan higienitas mitra, serta layanan kepesertaan BPJSTK/asuransi.

Mitra UMKM GoFood. Foto: Gojek

Terkait keandalan ekosistem dan solusi Gojek membantu UMKM dan pengusaha pemula terus tumbuh di tengah pandemi, dibuktikan dengan pendapatan Mitra UMKM GoFood Surabaya rata-rata naik 66 persen di tahun 2021 dibandingkan tahun 2020.

Manfaat utama yang dirasakan UMKM dari kemitraan dengan GoFood adalah 1) kesempatan untuk ikut dalam program promosi GoFood, 2) perluasan akses pasar, 3) kemudahan pengelolaan operasional melalui aplikasi GoBiz, dan 4) pelatihan kewirausahaan.

Dalam penelitian ini Alfindra juga melihat 84 persen konsumen Surabaya akan tetap menggunakan aplikasi Gojek meski tanpa promo. Hal tersebut mencerminkan persepsi positif konsumen terhadap ekosistem Gojek sebagai platform yang mendukung masyarakat untuk tetap produktif dan aman di masa pandemi.

Ekosistem Gojek juga diperkirakan berkontribusi sebesar Rp249 triliun pada perekonomian nasional atau mencapai 1,6 persen dari PDB Indonesia. Kontribusi ekonomi ini meningkat 60 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Paksi, resiliensi, kecepatan pemulihan melalui peningkatan pendapatan khususnya UMKM yang berada di ekosistem Gojek, serta loyalitas konsumen berdampak positif pada pemulihan ekonomi Indonesia pada masa pandemi. Ini ditunjukkan dengan peningkatan pendapatan Mitra UMKM GoFood naik rata-rata naik 66% di tahun 2021 dibandingkan tahun 2020.

Angka kontribusi Gojek baik di tingkat Kota Surabaya maupun nasional dihitung berdasarkan total pendapatan (sumbangan langsung) dari mitra driver GoRide dan GoCar di sektor transportasi darat, dan total pendapatan dari platform Gojek (sumbangan tidak langsung) dari mitra UMKM GoFood, UMKM social seller, dan mitra UMKM GoTo financial, serta dampak ekonomi ikutan (multiplier) yang dihitung dari total output untuk sektor perhubungan darat dan sektor penyediaan jasa dan minuman berdasar tabel input output .

Riset LD FEB UI dilakukan di 16 kota dengan responden riset ini adalah konsumen, UMKM, mitra driver dan mitra kurir yang sudah menggunakan layanan Gojek sebelum pandemi (sejak Maret 2020).

Total responden yang mengisi kuesioner secara lengkap dan dapat dilakukan analisis adalah 42.471 orang, terdiri dari 10.837 mitra driver GoRide, 9.756 mitra driver GoCar, 7.228 mitra driver GoSend dan GoKilat, 4.363 mitra UMKM GoFood, 1.728 mitra UMKM social seller, dan 8.559 konsumen. Mayoritas responden (95 persen) tersebar di 21 kota . Pengumpulan data dilakukan secara online dengan pendekatan simple random sampling (margin of error 2 persen, level of confidence 95 persen).(iss/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Senin, 23 Mei 2022
30o
Kurs