Senin, 26 Oktober 2026

Bank Dunia Sebut 64 Persen Penduduk Indonesia Miskin, Ekonom: Standarnya Berbeda

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi. Petugas bank menghitung rupiah. Foto: Shutterstock

Merespons hal tersebut, Piter Abdullah Redjalam ekonom dari Prasasti Center for Policy Studies menilai perbedaan itu perlu dipahami berdasarkan standar pengukuran yang digunakan.

Menurutnya, garis kemiskinan Bank Dunia memang memiliki standar yang relatif lebih tinggi jika diterapkan untuk melihat kondisi masyarakat Indonesia.

“Standar hidup kan berbeda-beda juga. Mungkin cara kita melihatnya berbeda dengan cara melihat mereka,” kata Piter dalam program Wawasan Radio Suara Surabaya, Rabu (9/9/2026).

Ia menjelaskan, Bank Dunia menggunakan standar kemiskinan internasional untuk membandingkan kondisi kesejahteraan antarnegara.

Sementara itu, kondisi kehidupan masyarakat Indonesia memiliki karakteristik tersendiri yang tidak seluruhnya tercermin dalam pendapatan berbentuk uang.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Senin, 26 Oktober 2026
32o
Kurs