Rupiah Menguat ke Rp17.577 per Dolar AS, Sentimen Domestik Jadi Penopang
Rabu, 9 September 2026 | 10:20 WIB
Ilustrasi. Petugas bank menghitung rupiah. Foto: Shutterstock
“Perekonomian itu ada di sekitar kita,” katanya.
Ia mencontohkan aktivitas di warung dan tempat makan yang masih menunjukkan adanya kegiatan konsumsi masyarakat. Bahkan, menurut Piter, sejumlah tempat yang tergolong mahal juga masih dipenuhi pengunjung.
“Artinya kalau kita terlepas dari angkanya, kita memang mengalami, semua ekonom mengakui perekonomian kita ini tetap tumbuh,” ujarnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Piter saat menanggapi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2026 yang tercatat 5,29 persen.
Menurut dia, perdebatan mengenai angka pertumbuhan tetap ada. Namun, sebagian besar proyeksi sebelumnya memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 4,9 hingga 5 persen.