Rupiah Menguat ke Rp17.577 per Dolar AS, Sentimen Domestik Jadi Penopang
Rabu, 9 September 2026 | 10:20 WIB
Ilustrasi. Petugas bank menghitung rupiah. Foto: Shutterstock
Menurutnya, persoalan serupa terlihat dalam polemik mengenai pembagian desil masyarakat. Sebagian masyarakat merasa kondisi mereka belum sepenuhnya terwakili oleh angka statistik yang digunakan pemerintah.
“Saya kira tetap harus ada evaluasi,” ujarnya.
Piter juga tidak sepakat jika angka kemiskinan berdasarkan standar Bank Dunia langsung diartikan bahwa mayoritas masyarakat Indonesia berada dalam kondisi miskin.
“Saya tidak sependapat juga kalau 120 juta di bawah kemiskinan. Kalau itu yang terjadi, saya kira kita sudah enggak bisa tidur nyenyak lagi,” kata Piter.
Ia menilai penggunaan garis kemiskinan Bank Dunia yang lebih tinggi perlu ditempatkan dalam konteks perbedaan standar hidup antarnegara.