BI juga akan mengoptimalkan fasilitasi distribusi pangan (FDP) yang lebih matang, subsidi ongkos angkut, serta gerakan pasar murah dengan prinsip tepat komoditas, tepat lokasi, dan tepat waktu.
Langkah tersebut dilakukan melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat/Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPIP/TPID), termasuk lewat Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS).
Ricky menjelaskan, pengendalian inflasi tidak lagi hanya mengandalkan operasi pasar, tapi juga diarahkan untuk memperkuat produksi dan distribusi pangan dari hulu hingga hilir.
Sebagaimana diketahui, inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Juli 2026 tercatat 2,88 persen secara tahunan (year on year/yoy), melandai dibandingkan Juni 2026 yang mencapai 3,34 persen (yoy).
Penurunan itu terutama didukung oleh kelompok volatile food yang inflasinya melambat menjadi 2,52 persen (yoy). Perkembangan itu antara lain dipengaruhi panen komoditas seperti cabai dan bawang merah.

NOW ON AIR SSFM 100

