Meski demikian, BI tetap mewaspadai potensi tekanan harga pangan pada periode mendatang akibat kondisi cuaca.
Pada kesempatan yang sama, Destry Damayanti Pejabat Sementara (Pjs.) Gubernur BI memastikan bank sentral akan terus memperkuat bauran kebijakan moneter untuk menjaga inflasi dalam sasaran 2,5 persen plus minus 1 persen pada 2026 dan 2027, termasuk melalui stabilisasi nilai tukar rupiah untuk memitigasi dampak imported inflation.
“Bank Indonesia juga terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat/Daerah (TPIP/TPID) dalam implementasi Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS), guna mengendalikan inflasi pangan termasuk antisipasi risiko gangguan cuaca El Nino terhadap harga pangan,” ujar Destry.(ant/kir/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

